An-Nisa (4) ayat 34
Tafsir Al-Mishbah
Pesan, Kesan & Keserasian AL-Qur’an
M. Quraish Shihab
“Para lelaki adalah qawwamum atas para wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka atas sebagian yang lain, dank arena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh ialah yang taat, memelihara diri ketika tidak di tempat, oleh karena Allah telah memelihara mereka. Wanita-wanita yang kamu khawatirkan nusyuznya, maka nasihatilah mereka dan tinggalkanlah mereka di tempat-tempat pembaringan dan pukullah mereka. Lalu jika mereka telah menaati kamu, maka janganlah kamu mencari-cari jalan untuk meyusahkan mereka Sesungguhnya Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”
Hasil Penelitian Prof. Reek, Pakar psikologi Amerika, yang telah bertahun2 melakukan penelitian tentang pria dan wanita menguraikan keistimewaan pria dan wanita dari segi kejiwaannya antara lain sebagai berikut:
1. Lelaki biasanya merasa jemu untuk tinggal berlama-lama di samping kekasihnya. Berbeda dengan wanita, ia merasa nikmat berada sepanjang saat bersama kekasihnya.
2. Pria senang tampil dalam wajah yang sama setiap hari. Berbeda dengan wanita yang setiap hari ingin bangkit dari pembaringannya dengan wajah yang baru. Itu sebabnya mode rambut dan pakaian wanita sering berubah, berbeda dengan lelaki.
3. Sukses di mata pria adalah kedudukan sosial terhormat, serta penghormatan dari lapisan masyarakat, sedangkan bagi wanita adalah menguasai jiwa raga kekasihnya dan memilikinya sepanjang hayat. Karena itu pria di saat tuanya merasa sedih, karena sumber kekuatan mereka telah tiada, yakni kemampuan untuk bekerja, sedang perempuan merasa senang dan rela karena kesenangannya adalah di rumah bersama suami dan anak cucu.
4. Kalimat yang paling indah didengar oleh wanita dari pria, menurut Prof. Reek adalah,”Kekasihku, sungguh aku cinta padamu,”sedang kalimat yang indah diucapkan oleh wanita kepda pria yang dicintainya adalah,”Aku bangga padamu.”
Psikolog wanita, Cleo Dalon, menemukan dua hal penting pada wanita sebagaimana dikuitp oleh Murtadha Muthahhari dalam bukunya Nizham Huquq al-Mar’ah sebagai berikut:
1. Wanita lebih suka bekerja di bawah pengawasan orang lain.
2. wanita ingin merasakan bahwa ekspresi mereka mempunyai pengaruh terhadap orang lain serta menjadi kebutuhan orang lain.
Psikolog wanita itu kemudian merumuskan,”Menurut hematku, kedua kebutuhan psikis ini bersumber dari kenyataan bahwa perempuan berjalan di bawah pimpinan perasaan sedang lelaki di bawah pertimbangan akal. Walaupun kita sering mengamati bahwa perempuan bukan saja menyamai lelaki dalam hal kecerdasan, bahkan terkadang melebihinya. Kelemahan utama wanita adalah pada perasaannya yang sangat halus. Lekaki berpikir secara praktis, menetapkan, mengatur dan mengarahkan. Wanita harus menerima kenyataan bahwa mereka membutuhkan kepemimpinan lelaki atasnya.”
Perlu dicatat bahwa walaupun secara umum pendapat di atas sejalan dengan petunjuk ayat yang sedang ditafsrirkan ini, namun adalah sewajarnya untuk tidak menilai perasaan wanita yang sangat halus itu sebagai kelemahan. Justru itulah salah satu keistimewaan yang tidak kurang dimiliki oleh pria. Keistimewaan itu amat dibutuhkan oleh keluarga, khususnya dalam rangka memelihara dan membimbing anak-anak.

Diskusi
Belum ada komentar.