//
you're reading...
artikel, Islam, life, Religious perspective, renungan, Sharing

Travelling ke Akherat -Alam Barzah & Kematian Bag. III

Assalammu’alaikum wr. wb.

Menceritakan travelling ke akherat memang panjang, karena memang travelling yang akan ditempuh juga tidaklah pendek, malah bisa dibilang membutuhkan waktu tak terhingga karena seperti sudah sering kita dengar bahwa 1 hari di akherat adalah setara dengan 1000 tahun di dunia, kalau rata-rata usia manusia Indonesia adalah 70 tahun maka kita hanya hidup 1,7 jam akherat kalau asumsi 1 hari akherat setara dengan 24 jam (baca: di dunia), rasanya seperti sedang beristirahat makan siang & tidur siang sebelum melanjutkan  sebuah perjalanan panjang nan melelahkan.

Kematian

الأمل = Angan-angan adalah merupakan  keinginan duniawi yang tidak pernah terputus-putus jauh kedepan. Manusia sering fokus pada keinginan ini.  tiba-tiba datanglah AJAL yang pasti memotong semua keinginan duniawi. Manusia melupakan kepastian datangnya ajal.  ajal bisa dalam jumlah banyak maksudnya peringatan situasi kondisi manusia yang HAMPIR mati (musibah), lalu datanglah ajal terakhir yaitu  kematian.

Apakah Sakarat Itu?

السَّكْرَةُ = الشدة =

kepedihan , kedahsyatan, kesengsaraan yang luar biasa.

السَّكَرات  =

kepedihan-kepedihan, kedahsyatan-kedahsyatan dalam merasakan kesakitan yang luar biasa.

Mari kita simak pada Surat Qoof: ayat 17-19:

ayat 17. (yaitu) ketika dua orang Malaikat mencatat amal perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.

ayat 18. Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya Malaikat Pengawas yang selalu hadir.

ayat 19. Dan datanglah sakaratul maut dengan sebenar-benarnya. Itulah yang kamu selalu lari daripadanya.

Kemudian kita simak juga Surat Al-Hajj:

ayat 1. Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; Sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).

ayat 2. (ingatlah) pada hari (ketika) kamu melihat kegoncangan itu, lalailah semua wanita yang menyusui anaknya dari anak yang disusuinya dan gugurlah kandungan segala wanita yang hamil, dan kamu Lihat manusia dalam Keadaan mabuk, Padahal sebenarnya mereka tidak mabuk, akan tetapi azab Allah itu sangat kerasnya.

Kata-kata SUKAAROO adalah sama dengan mabuk karena kesengsaraan yang luar biasa , menjadikan seperti orang mabuk, bukan karena mabuk, tetapi merasakan kerasnya , dahsyatnya siksaan.

Sampai-sampai Rasulullah Sallahu alaihi wasalam banyak berdoa:

  • “Ya Allah mudahkanlah sakratul maut bagi Muhammad”
  • “Ya Allah ringankanlah sakratul maut bagiku”
  • “Ya Allah sesungguhnya Engkau mencabut nyawa dari urat-urat , tulang hidung dan ujung ujung jari. Ya Allah tolonglah aku dalam kematian dan ringankalah untukku”.
  • Kisah yang diceritakan Nabi tentang kaum bani Israil pernyataan orang yang telah wafat.

Riwayat-riwayat Hadist Rasulullah sallahu alaihi wasalam yang menunjukkan doa mengharapkan KEMUDAHAAN dan KERINGANAN dalam mengalami sakaratul maut, menunjukkan kedahsyatannya.

Gambaran Sakaratul Maut

“Sesungguhnya kematian, lebih menyakitkan daripada dipenggal dengan pedang-pedang dan dipotong dengan gergaji-gergaji dan dijepit dengan penjepit-penjepit”

Hamba (Allah) yang sholeh, merasakan kematian dan sakaratnya dan sesungguhnya sendi sendinya akan mengucapkan  selamat tinggal satu sama lain, seraya berkata, “sejahteralah atasmu (salam) sekarang saling berpisah hingga datang hari kiamat”.

Tiga Hal Yang Luar Biasa:

  • Dahsyatnya kepedihan pencabutan nyawa.
  • Menatap wajah malaikat pencabut nyawa. Menatap malaikat pencatat amal.
  • Menatap masa depan ( surga/ neraka).

Rasulullah sallahu alaihi wasalam ,“tidak seorangpun diantara kalian yang akan meninggalkan dunia ini kecuali telah diberikan tempat kembalinya dan diperlihatkan kepadanya tempat di surga atau di neraka” ( Muslim ).

BERITA GEMBIRA BAGI ORANG BERIMAN, DIPERLIHATKAN SORGA DAN BERITA MENYEDIHKAN DAN MENEGANGKAN BAGI MEREKA YANG DIKEKALKAN DALAM API NERAKA

Masuk Surga dengan Akhir Katanya: “La Ilaha Illa Allah”

Dalam riwayat bahwa Aisyah mengatakan,”bahwa Nabi Muhammad sallahu alahi wasalam, ditangan beliau saw, ciduk kecil yang ada airnya lalu memasukkan tangan beliau ke dalam air itu, maka membasuhkan wajahnya seraya berkata’LA ILAHA ILLA ALLAH bahwa kematian memiliki sakaraat (kepedihan), lalu tangan beliau mengangkat tangannya ke atas dengan berkata “rofiiq ‘alaa” (tempat disisi Allah yang tinggi) sampai ajal tiba dan tangannyapun terjatuh. (HR BUKHORI)

Namun tobat akan tertolak saat sakaratul maut sesuai dengan yang termaktub di dalam QS An-Nisa ayat 18:

“Dan tidaklah taubat itu diterima Allah dari orang-orang yang mengerjakan kejahatan (yang) hingga apabila datang ajal kepada seseorang di antara mereka, (barulah) ia mengatakan : “Sesungguhnya saya bertaubat sekarang”. dan tidak (pula diterima taubat) orang-orang yang mati sedang mereka di dalam kekafiran. bagi orang-orang itu telah Kami sediakan siksa yang pedih.”

Taubat sebelum sakaratul maut:

Rasulullah bersabda,” sesunggunya Allah ta’ala menerima taubat seorang hamba selamanya belum ajal sampai tenggorokan”. ( at-tirmidzi, Ahmad, Ibn Majah)

Apabila kita menyimak beberapa ayat Al-Quran yaitu QS Ghofir atau Al-Mukmin ayat 84-85 dan Yunus ayat 90:

Tertutuplah ampunan dan maghfiroh dari Allah setelah diperlihatkan adzab Allah.

Proses Kematian

Mari kita simak QS AL-Waqiah ayat 83 – 96:

ayat 83. Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan,

ayat 84. Padahal kamu ketika itu melihat,

ayat 85. Dan Kami lebih dekat kepadanya dari pada kamu. tetapi kamu tidak melihat,

ayat 86. Maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)?

ayat 87. Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar?

ayat 88. Adapun jika dia (orang yang mati) Termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah),

ayat 89. Maka dia memperoleh ketenteraman dan rezki serta jannah kenikmatan.

ayat 90. Dan Adapun jika dia Termasuk golongan kanan,

ayat 91. Maka keselamatanlah bagimu karena kamu dari golongan kanan.

ayat 92. Dan Adapun jika Dia Termasuk golongan yang mendustakan lagi sesat,

ayat 93. Maka Dia mendapat hidangan air yang mendidih,

ayat 94. Dan dibakar di dalam Jahannam.

ayat 95. Sesungguhnya (yang disebutkan ini) adalah suatu keyakinan yang benar.

ayat 96. Maka bertasbihlah dengan (menyebut) nama Rabbmu yang Maha besar.

Dari ayat-ayat di atas :

Melihat pertama (84) melihat kematian. Melihat ( ayat 85 ) yg kedua ; kita menyaksikan orang mau mati, tapi kita tidak melihat malaikat-malaikat pencabut nyawa.

Sakaratul Maut Bagi Orang Yang Dzolim, mari kita lihat QS AL-An’am ayat 93:

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: “Telah diwahyukan kepada saya”, Padahal tidak ada diwahyukan sesuatupun kepadanya, dan orang yang berkata: “Saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah.” Alangkah dahsyatnya Sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang Para Malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): “Keluarkanlah nyawamu” di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya.

Dari ayat di atas Sakaraatul Maut bagi orang dzolim : siksaan langsung dengan pukulan  / cambukan ditambah lagi berita masa depan yang akan di masukkan ke neraka (dihinakan).

Perang Abadi Iblis Vs. Manusia

Menyimak QS Al-Aroof ayat 16 – 17:

ayat 16. Iblis menjawab: “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus,

ayat 17. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).

Kemudian QS Al-Hijr ayat 39-40:

ayat 39. Iblis berkata: “Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan ma’siat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,

ayat 40. Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka”.

Kemudian Surat Ibrahim ayat 22:

22. Dan berkatalah syaitan tatkala perkara (hisab) telah diselesaikan: “Sesungguhnya Allah telah menjanjikan kepadamu janji yang benar, dan akupun telah menjanjikan kepadamu tetapi aku menyalahinya. sekali-kali tidak ada kekuasaan bagiku terhadapmu, melainkan (sekedar) aku menyeru kamu lalu kamu mematuhi seruanku, oleh sebab itu janganlah kamu mencerca aku akan tetapi cercalah dirimu sendiri. aku sekali-kali tidak dapat menolongmu dan kamupun sekali-kali tidak dapat menolongku. Sesungguhnya aku tidak membenarkan perbuatanmu mempersekutukan aku (dengan Allah) sejak dahulu”. Sesungguhnya orang-orang yang zalim itu mendapat siksaan yang pedih.

Kemudian dilanjutkan di QS Al-Hasyr atay 16-17:

ayat 16. (Bujukan orang-orang munafik itu adalah) seperti (bujukan) shaitan ketika dia berkata kepada manusia: “Kafirlah kamu“, Maka tatkala manusia itu telah kafir, Maka ia berkata: “Sesungguhnya aku berlepas diri dari kamu, karena Sesungguhnya aku takut kepada Allah, Rabb semesta alam”.

ayat 17. Maka adalah kesudahan keduanya, bahwa Sesungguhnya keduanya (masuk) ke dalam neraka, mereka kekal di dalamnya. Demikianlah Balasan orang-orang yang zalim.

Serangan syetan dari segala penjuru  SELAMA hidup kita ; apalagi saat detik detik penentuan yaitu SAKAARTUL MAUT

Menggambarkan SEINDAH-INDAHnya bagi perbuatan yang tidak baik, dan memandang YANG JELEK bagi perbuatan yang baik. Apalagi saat sakaraatul maut ; sulit mengucapkan dzikir.

syetan HANYA membujuk & mengajak

lalu manusia mengikuti

Rasulullah sallahu alaihi wasalam mengajarkan Doa untuk memberikan proteksi dari serangan syetan saat datang kematian:

” Ya Allah aku mohon kepadaMu perlindungan dari kematian akibat terjatuh dari ketinggian, dan kematian karena sangat ketuaan, akibat tenggelam dan terbakar. Lindungilah diriku dari penguasaan syetan terhadap diriku (serangan) saat kematian (sakaaatul maut). Aku berlindung denganMu dari kematian akibat lari dari perang di jalanMu. Dan aku berlindung denganMu dari kematian akibat teracuni dengan sengatan binatang beracun.”

Prasangka Baik Kepada Allah Swt adalah Modal Utama Husnul Khotimah

Rasulullah sallahu alaihi wasalam bersabda, Allah swt berfirman “Aku tergantung prasangka hambaKu, Aku selalu bersamanya bila ia mengingat Aku. Bila ia ingatKu dalam dirinya, maka Aku mengingatnya dalam diriKu.

Husnul khotimah : penutupan yang baik , saat ajal datang kepada kita, dengan prasangka yang baik kepada Allah swt. Tidak boleh menggerutui keputusan Allah swt, apalagi saat sakit. Karena bila kita prasangka baik kepada Allah, tentu Allah akan baik kepada kita.

Rasulullah bersabda“bacakanlah kepada orang orangmu yang sedang sekarat “La ilaha illa Allah”….”sebab kata kata itu penghapus dosa” ( anNasai ) Saat sakaratul maut ; berjuang untuk mengatakan kalimat tauhid tidak mudah oleh karenanya kita mentalkin dengan Lailahaillaallah.. Agar mempermudah untuk diucapkan bagi yang menjelang kematian.  Kata kata yang menyembah Allah swt…yang dapat menghapuskan dosa… QS Al-Fajr ayat 27-30:

ayat 27. Hai jiwa yang tenang. ayat

28. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya. ayat

29. Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, ayat

30. Masuklah ke dalam syurga-Ku.

Saat sakaratul Maut ; sudah diperlihatkan kenikmatan-kenikmatan, karena sudah diperlihatkan sorga. Dan Jiwa yang tenang maksudnya buah dari mengingat ALLAH, seperti surat ARA’D ayat 28. maka biasakanlah dzikir setiap saat agar mendapatkan ketenangan jiwa…. Ini modal utama husnul khotimah, dzikir selalu mengagungkan Allah selalu berprasangka baik…

  • Rasulullah sallahu alaihi wasalam bersabda “ barangsiapa yang mengatakan “tiada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar” maka Allah menjawab “benar apa yang dikatakan hambaKu lalu berkata memang tiada tuhan yang patut disembah selain Aku dan Aku Maha Besar”.
  • Apabila dzikir “tiada tuhan selain Allah, tiada sekutu bagiNya”. Allah berkata,” memang tiada tuhan selainKu dan Aku Esa, tiada sekutu bagiKu.
  • Apabila berdzikir “tiada tuhan selain Allah,  milikiNya kerajaan dan segala pujian” Allah menjawab,” memang tiada tuhan selain Aku dan Aku memiliki segala kerajaan dan segala pujian.
  • Apabila berdzikir “tiada tuhan selain Allah,  tiada kekuatan dan daya apapun kecuali dariNya” Allah menjawab,” memang tiada tuhan selain Aku dan tiada kekuatan dan daya apapun kecuali dariKu. Barangsiapa yang mengatakan (berdzikir) ini pada saat sakitnya lalu tiba ajalnya tidak akan temakan neraka.
  • Doa istighfar tertinggi : Allaahumma anta  Robbii  laa ilaaha illa anta kholaqtanii wa ana ’abduka wa ana ’alaa  ’ahdika wa wa’dika mas ta tho’tu a’udzu bika min syarri ma shona’tu   abu u laka bini’matika  ’alayya, abuu  -u bidzambii  faghfirlii innahuu laa yaghfirudz dzunuuba illa anta Ya Allah Engkaulah Tuhanku tiada tuhan yang ku sembah selainMu yang telah menciptakan diriku. Diriku ini hambaMu, aku sudah mengikatkan diri dalam perjanjian Mu untuk taat semampu diriku. Aku berlindung denganMu dari keburukan yang telah kuperbuat kuakui limpahan nikmatMu terhadap diriku yang tak pernah terhenti, dan aku akui dosa-dosaku maka ampunilah diriku, tiada yang dapat mengampuni segala dosa-dosaku selain Engkau

Hadist Rasulullah sallahu alaihi wasalam “Barangsiapa yang membaca “sayid istighfar” pagi hari penuh dengan keyakinan, lalu wafat, maka ia termasuk penghuni sorga. Barangsiapa yang membacanya sore hari penuh dengan keyakinan lalu wafat maka ia termasuk penghuni sorga.” HR Ahmad, Attirmidzi, Abu Daud, Annasai

Menyimak QS Fushilat ayat 30 -33:

  • ayat 30. Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, Maka Malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.
  • ayat 31. Kamilah pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta.
  • ayat 32. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
  • ayat 33. Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh, dan berkata: “Sesungguhnya aku Termasuk orang-orang yang menyerah diri?”

Intisari Kajian

  1. Hai jiwa yang tenang, Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.  Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, Masuklah ke dalam surga-Ku.
  2. “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa bersedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah (surga) yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.
  3. Selalu berdzikir
  4. Berpikiran positif
  5. Wafat saat beramal sholeh seperti sabda Rasulullah Saw. di bawah ini:

Rasulullah sallahu alaihi wasalam bersabda ” barangsiapa yang mengatakan tiada tuhan yang disembah selain Allah, mencari keridhoaan Allah dan tiba ajalnya, maka ia masuk sorga. Barangsiapa yang puasa satu hari dengan mengharap ridho Allah lalu ia wafat, maka masuk sorga. Barangsiapa yang bersedekah dengan satu sedekah mencari ridho Allah lalu wafat maka ia masuk sorga”.

Wallahua’lam bishowaab

Insya Allah Bersambung…

Ditulis kembali dari presentasi uztad Arifin Jayadiningrat

Tentang ghifi

I am glad that I have wonderful friends around me who always make me smile and accept me with warm heart. But my family is the reason that I am here, My wife and my daughter are the most important people in my life. I hope that friends will make me rich in life and they are always there for me when I need them.

Diskusi

Satu Tanggapan to “Travelling ke Akherat -Alam Barzah & Kematian Bag. III”

  1. Aku suka tema ini. Kembangkan & perbaharui. Mg, Alloh me Ridho’i.

    Posted by Mustain | Oktober 24, 2009, 3:31 pm

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

Gravatar
WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.