Apa yang Terpenting Sekarang – Resolusi Baru Tahun 2010

Assalammu’alaikum wr. wb.

Tidak terasa hari ini adalah tahun baru Hijriyah 1431 H dan sebentar lagi kita memasuki tahun baru Masehi 2010 juga akan menghampiri kita.  Penulis melihat beberapa tulisan dari orang-orang besar

Salah satu tema tahun 2010 adalah Connected diambil dari tulisan Jacqueline Novogratz:

Harga diri (Dignity) atau juga sering disebut dengan kesetaraan lebih berharga daripada kekayaan.  Akan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk membuat warga di dunia ini menjadi warga yang kaya raya, akan tetapi kita bisa membantu mereka mendapatkan harga diri (jika kita memilih melakukan hal tersebut di tahun 2010).  Harga diri datang dari niat kita dalam mencapai cita-cita serta mendapatkan penghargaan dari keluarga, teman-teman kita, dan masyarakat di sekitar kita.

Seorang petani yang dapat memberi makan keluarganya dan mempunyai cukup uang untuk mengirim anaknya ke sekolah akan mendapatkan penghargaan dari masyarakat di desanya, namun yang lebih penting adalah hal ini ternyata membuat suatu keterkaitan (connection) dengan diri kita.

Seringkali kita melihat, mendengar melalui berbagai media, ternyata jauh lebih mudah mengambil harga diri seseorang dibandingkan dengan memberikannya kepada mereka.  Di tulisan saya sebelumnya mengajari kita bagaimana seluruh dunia ini terkait yaitu seorang PSK di daerah kumuh di Nairobi Kenya merupakan figur yang penting di dalam hidup kita seperti juga seorang kurir pos di kota kita.  Dan di dunia dimana saling terkait, sesuatu hal yang dapat kita lakukan terhadap orang lain adalah memperlakukan rekan-rekan kita setara.

Memberi makan kepada orang miskin barangkali akan membantu mereka hidup satu hari lebih lama namun hal tersebut tidak memberikan kesetaraan atau harga diri, dan ada jalan lain yang lebih baik yaitu memberikan jalan kepada orang lain untuk menyelesaikan permasalahan mereka, tidak hanya hal ini menjadi sebuah resolusi di tahun 2010 namun sejatinya sudah menjadi kewajiban bagi kita. (Jacqueline Novogratz atau penggagas Acumen Fund dan penulis The Blue Sweater).

Tulisan lainnya dengan tema gelombang (Ripple)  dari John Wood:

Pendidikan memiliki efek domino (ripple). Sedikit saja dapat memberikan gelombang kesempatan yang memungkinkan hal-hal mulia dan menimbulkan hal-hal baru.  Jika kita memiliki sistem pendidikan yang benar, kita akan mendapatkan banyak hal juga benar, misalnya pendidikan dapat mengeradikasi kemiskinan, memberikan program kesehatan keluarga yang lebih baik, dan memungkinkan meningkatnya status wanita.  Mengedukasi wanita, maka dia akan memberikan edukasi kepada anaknya dan keturunan-keturunan berikutnya.

Namun melihat jutaan anak-anak di negara berkembang hari ini, gelombang ini serpertinya tidak pernah dimulai. Malahan masyarakat negara berkembang terjebak ke dalam kemiskinan.  Menurut kata-kata seorang kepala sekolah yang saya temui di Nepal: “Kami terlalu miskin untuk mendapatkan pendidikan, namun sampai kami mendapatkan pendidikan, kami akan selalu miskin.” Itulah makanya 300 juta anak-anak di negara berkembang setiap hari bangun pagi dan tidak pergi ke sekolah, dan ada sekitar 750 juta orang di negara berkembang yang tidak bisa membaca dan menulis, yang lebih menyentuh hati adalah 2/3 dari jumlah tersebut adalah anak perempuan.

Saya memimpikan sebuah dunia dimana kita dapat merubahnya, sebuah dunia dengan seribu sekolah baru dan puluhan ribu perpustakaan dimana setiap anak mendapatkan kesempatan yang sama. Waktu terbaik untuk menanam pohon itu adalah 20 tahun lalu, dan waktu kedua terbaik adalah hari ini. (John Wood adalah penggagas ide Room to Read yang telah membangun 850 unit sekolah dan membuka 7500 perpustakaan kepada 3 juta anak. Dia adalah penulis “Leaving Microsoft to Change the World”)

Mungkin ide-ide besar resolusi di atas sebenarnya ada yang mudah dan ada yang bagi sebagian kita sulit untuk dicapai (karena tidak ada yang semudah membalikkan tangan), saya sudah terlalu sering melihat anak manusia yang menyia-nyiakan waktunya untuk berselisih masalah-masalah yang tidak perlu diselisihkan atau seorang anak manusia yang harus mati muda (doa saya: mudah-mudahan hidupnya telah memberikan perubahan positif).

Akan tetapi yang terpenting adalah spirit bahwa tidak ada yang tidak mungkin selama kita sebagai anak manusia meyakini bahwa kita diciptakan untuk menjadi rahmatan lil alamin (rahmat bagi seluruh alam) dan sekecil apapun kontribusi kita namun apabila itu mulia maka hidup kita sudah bermanfaat menyumbangkan kontribusi tersendiri bagi kehidupan.

Pertanyaanya: Apakah Resolusi Baru Kita di Tahun 2010?

Wallahua’lam bishowaab.

Travelling Akhirat – Fase Kebangkitan: Timbangan & Perhitungan Amal Manusia Bag. VIII

Assalammu’alaikum wr. wb.

Di bagian fase akhir ini kita akan melihat bagaimana umat Rasulullah Saw. dan orang-orang kafir menjalani perjalanan terakhir menuju keabadian.  Perjalanan yang panjang nan melelahkan. Hanya orang-orang yang sholeh saja yang aman dan mendapatkan kebahagiaan abadi.  Masa menunggu 50.000 tahun di padang mahsyar tidak hanya mengagetkan kita semua namun juga para sahabat juga tercengang, bagaimana tidak menunggu 50.000 tahun dalam keadaan berdiri tentu tidak terasa bagaimana melelahkannya. Namun Rasul salallahu alaihi wassalam menenangkan para sahabat, beliau bersabda orang-orang yang beriman merasakan masa menunggu itu hanya seperti melaksanakan rukun satu waktu shalat wajib yaitu berwudhu, menunggu shalat, hingga selesai shalat yang mungkin kira-kira hanya 20  s.d 30 menit maksimum.

Namun ketika kita menyaksikan apa yang disebut  hari akhir versi orang barat, Apocalypse misalnya kita mengikuti fenomena film 2012 yang mendefinisikan the end of the world adalah fase evolusi melalui fase multi catastrophes tetapi masih ada survivors. Dan lebih menggelitik lagi survivornya adalah orang-orang yang berduit.  Orang-orang barat tidak bisa menerima adanya kehadiran hari pembalasan. Menurut Firman Allah Azza Wa jalla di QS Azzumar:

ayat 68. Dan ditiuplah sangkakala ( pertama), Maka matilah siapa yang di langit dan di bumi kecuali siapa yang dikehendaki Allah. kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi (kedua) Maka tiba-tiba mereka berdiri menunggu (putusannya masing-masing).

Sudah jelas bahwa yang dinamakan kiamat adalah kematian semua makhluk kecuali yang dikehendaki-Nya dalam hal ini malaikat pencabut nyawa dan malaikat peniup sangkakala.  Malaikat pencabut nyawa akan dicabut nyawanya oleh Allah Swt. dan malaikat peniup sangkakala akan tetap hidup karena harus meniupkan sangkakalanya untuk kedua kalinya memasuki hari kebangkitan.

Tanggal 21 Desember tahun 2012 yang diambil dari kalender suku Maya padahal menurut Islam kapan hari kiamat itu terjadi adalah rahasia Allahu ta’ala. Tidak ada satu pun yang tahu, kalaupun ada itu hanya tanda-tanda kiamat baik kecil maupun yang besar.  Kematian itu sendiri kiamat kecil, dan kita sudah cukup banyak bicara tanda-tanda kematian.

Sebagai insan yang beriman, kita tidak boleh menganggap enteng amalan-amalan baik di dunia ini,

7. Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya.

8. Dan Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya Dia akan melihat (balasan)nya pula.

Seperti bisnis, amalan sholeh adalah bisnis yang menguntungkan apalagi apabila amalan tersebut seperti bermanfaat bagi masyarakat di sekitar kita, ketika kita dipanggil menghadap kehadapan-Nya, amalan sholeh terus beranak pinak tanpa kita harus bekerja.  Seringkali amalan ini disebut dengan amal jariyah.  Misalnya kita memiliki produk atau jasa terutama yang sifatnya sosial seperti tempat-tempat pendidikan, kesehatan, dan produk atau tekonologi tepat guna, serta piranti pendukung lainnya yang akan bermanfaat walaupun si empunya sudah meninggal dunia.  Ilmu yang bermanfaat, yang diamalkan tidak hanya berhenti menjadi teori, dan khalyak ramai mendapatkan menfaatnya pula.  Doa ana-anak yang sholeh dan sholihah yang selalu menjadi cahaya bagi orang tuanya di alam barzah.

Tiga hal dan banyak hal yang akan dipaparkan yang dapat menyelamatkan manusia nanti di hari pembalasan.  pada bagian lalu sudah banyak kita membahas keadaan kita di padang mahsyar.  Kondisi manusia yang teramat berat, kemudian datanglah saat pembagian kita perbuatan seperti yang kita simak pada QS Al Insyiqooq:

فَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِينِهِ (٧)فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيرًا (٨)وَيَنْقَلِبُ إِلَى أَهْلِهِ مَسْرُورًا (٩)وَأَمَّا مَنْ أُوتِيَ كِتَابَهُ وَرَاءَ ظَهْرِهِ (١٠)فَسَوْفَ يَدْعُو ثُبُورًا (١١)وَيَصْلَى سَعِيرًا (١٢)

ayat 7. Adapun orang yang diberikan kitabnya dari sebelah kanannya,

ayat 8. Maka Dia akan diperiksa dengan pemeriksaan yang mudah,

ayat 9. Dan Dia akan kembali kepada kaumnya (yang sama-sama beriman) dengan gembira.

ayat 10. Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari belakang,

ayat 11. Maka Dia akan berteriak: “Celakalah aku”.

ayat 12. Dan Dia akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka).

Kemudian dalam surat Al Haqooh:

ayaat 19. Adapun orang-orang yang diberikan kepadanya kitabnya[1508] dari sebelah kanannya, Maka Dia berkata: “Ambillah, bacalah kitabku (ini)”.

ayat 20. Sesungguhnya aku yakin, bahwa Sesungguhnya aku akan menemui hisab terhadap diriku.

ayat 21. Maka orang itu berada dalam kehidupan yang diridhai,

ayat 22. Dalam syurga yang tinggi,

ayat 23. Buah-buahannya dekat,

ayat 24. (kepada mereka dikatakan): “Makan dan minumlah dengan sedap disebabkan amal yang telah kamu kerjakan pada hari-hari yang telah lalu”.

ayat 25. Adapun orang yang diberikan kepadanya kitabnya dari sebelah kirinya, Maka Dia berkata: “Wahai Alangkah baiknya kiranya tidak diberikan kepadaku kitabku (ini).

ayat 26. Dan aku tidak mengetahui apa hisab terhadap diriku.

[1508] Maksudnya: catatan amalan perbuatannya.

Wallahua’lam bi shoowaab

Insya Allah bersambung…

Ditulis kembali dari presentasi Uztad Arifin Jayadiningrat

Travelling Akhirat – Fase Kebangkitan & Padang Mahsyar Bag. VII

Assalammu’alaikum wr. wb.

Menulis perjalanan jiwa saya jadi teringat penulisan novel harry potter yang juga berseri-seri hingga 7 seri bahkan filmnya bisa hingga 8 seri menurut sumber yang saya baca dari wikipedia.  Namun tentunya tulisan ini tidak bermaksud hanya bercerita saja namun juga sharing sedikit pengetahuan yang penulis dapat dari uztad-uztad yang concern dengan perjalanan hidup kita sehingga dalam kehidupan kita menjadi lebih baik.

Bisa jadi seorang manusia terkenal di lingkungan manusia karena kekayaan, jabatan, keturunan, namun di hadapan Allah Swt. dan para malaikatnya orang tersebut tidak sama sekali dikenal.  Justru akan banyak orang-orang yang sholeh yang tidak pernah terkenal di kalangan manusia tetapi sangat terkenal dan disanjung oleh para malaikat Allah Swt. seperti yang tertulis di Travelling Akhirat bag. IV yaitu ada seorang wanita berkulit hitam, selalu membersihkan (menyapu) masjid (dalam riwayat juga seorang pemuda). Lalu Nabi merasa kehilangan (tidak melihat lagi). Kemudian beliau bertanya tentang wanita tadi. Kemudian para sahabat mengatakan,” sudah wafat !”. Beliau bersabda”apakah kalian menyakitiku ?” ( seolah-olah orang orang meremehkan wanita itu). Lalu Nabi berkata,” tunjukkan kepadaku kuburannya !”. Lalu mereka menunjukkan kepada Nabi. Kemudian Nabi menyolatkannya ( sholat diatas kuburannya ), kemudian beliau bersabda,” kuburan kuburan disini penuh dengan kegelapan bagi orang orang yang di dalamnya, sesungguhnya Allah azza wa jalla memancarkan cahaya kepada kuburan kuburan ini bagi mereka yang ada di dalamnya karena sholatku kepada mereka”. HR Muslim

Kita sudah begitu banyak membahas mengenai Alam Barzah dan siksa kubur, barangkali bila dijabarkan dengan kata-kata membutuhkan 4 kali pertemuan atau lebih hanya untuk menjelaskan ayat demi ayat yang kita jumpai di dalam Al Quran dan hadits untuk dapat memahami apa yang sebenarnya terjadi di alam barzah.

Pada fase kebangkitan sebenarnya juga tidak kalah panjang pembahasannya, apabila dijelaskan dalam pertemuan pengajian bisa memakan waktu 2 bulan itu pun kalau audience tidak lupa dengan apa-apa yang sudah dijelaskan.

Mari kita simak kondisi manusia di padang mahsyar  QS Toha ayat 108 – 112:

ayat 108. pada hari itu manusia mengikuti (menuju kepada suara) penyeru[944] dengan tidak berbelok-belok; dan merendahlah semua suara kepada Tuhan yang Maha pemurah, Maka kamu tidak mendengar kecuali bisikan saja.

ayat 109. pada hari itu tidak berguna syafa’at[945], kecuali (syafa’at) orang yang Allah Maha Pemurah telah memberi izin kepadanya, dan Dia telah meridhai perkataannya.

ayat 110. Dia mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan apa yang ada di belakang mereka, sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi ilmu-Nya.

ayat 111. dan tunduklah semua muka (dengan berendah diri) kepada Tuhan yang hidup kekal lagi Senantiasa mengurus (makhluk-Nya). dan Sesungguhnya telah merugilah orang yang melakukan kezaliman.

ayat 112. dan Barangsiapa mengerjakan amal-amal yang saleh dan ia dalam Keadaan beriman, Maka ia tidak khawatir akan perlakuan yang tidak adil (terhadapnya) dan tidak (pula) akan pengurangan haknya.

[944] Yang dimaksud dengan penyeru di sini ialah Malaikat yang memanggil manusia untuk menghadap ke hadirat Allah.

[945] Syafa’at: usaha perantaraan dalam memberikan sesuatu manfaat bagi orang lain atau mengelakkan sesuatu mudharat bagi orang lain. syafa’at yang tidak diterima di sisi Allah adalah syafa’at bagi orang-orang kafir.

Dibangkitkan tanpa busana

Dibangkitkan dalam keadaan telanjang dan tak beralas kaki. nRasulullah bersabda,” sesungguhnya kalian akan dikumpulkan dalam keadaan tidak beralas kaki, telanjang dan tidak di khitan.” ( HR Bukhori Muslim ) يَوْمَ نَطْوِي السَّمَاءَ كَطَيِّ السِّجِلِّ لِلْكُتُبِ كَمَا بَدَأْنَا أَوَّلَ خَلْقٍ نُعِيدُهُ وَعْدًا عَلَيْنَا إِنَّا كُنَّا فَاعِلِي ١٠٤)

QS Al Ambiya ayat 104. (yaitu) pada hari Kami gulung langit sebagai menggulung lembaran – lembaran kertas. sebagaimana Kami telah memulai panciptaan pertama Begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati; Sesungguhnya kamilah yang akan melaksanakannya.

Kondisi Menegangkan dengan urusan masing masing.

Tidak saling memperhatikan, setiap insan sibuk dengan urusannya masing masing.  Nabi bersabda,”manusia akan dikumpulkan pada hari kiamat dalam keadaan telanjang dan tidak dikhitan. Aisyah bertanya,”Wahai Rasulullah, perempuan dan laki-laki bergabung ? Mereka bisa saling melihat antara mereka ?. Nabi berkata,” Wahai Aisyah, kondisi saat itu lebih berat dari pada melihat sesama mereka !” HR Muslim 7147 nلِكُلِّ امْرِئٍ مِنْهُمْ يَوْمَئِذٍ شَأْنٌ يُغْنِيهِ (٣٧) QS Abasa ayat 37. Setiap orang dari mereka pada hari itu mempunyai urusan yang cukup menyibukkannya.

Pemandangan Hari Mahsyar

وَمَنْ يَهْدِ اللَّهُ فَهُوَ الْمُهْتَدِ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَنْ تَجِدَ لَهُمْ أَوْلِيَاءَ مِنْ دُونِهِ وَنَحْشُرُهُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ عَلَى وُجُوهِهِمْ عُمْيًا وَبُكْمًا وَصُمًّا مَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ كُلَّمَا خَبَتْ زِدْنَاهُمْ سَعِيرًا (٩٧) QS Al Isra’  ayat 97. dan Barangsiapa yang ditunjuki Allah, Dialah yang mendapat petunjuk dan Barangsiapa yang Dia sesatkan Maka sekali-kali kamu tidak akan mendapat penolong-penolong bagi mereka selain dari Dia. dan Kami akan mengumpulkan mereka pada hari kiamat (diseret) atas muka mereka dalam Keadaan buta, bisu dan pekak. tempat kediaman mereka adalah neraka Jahannam. tiap-tiap kali nyala api Jahannam itu akan padam, Kami tambah lagi bagi mereka nyalanya.

Orang kafir berjalan dengan Muka

Seseorang bertanya kepada Rasulullah sallahu alaihi wasalam, “ Ya Rasulullah, bagaiman orang kafir dibangkitkan  untuk dikumpulkan di atas muka mereka pada hari kiamat ?  Rasulullah menjawab,” bukankah yang membuat dia jalan diatas kedua kaki  mereka di dunia Maha kuasa pula menjadikanya berjalan diatas muka mereka pada hari Kiamat ?”

Kita juga menyimak QS Maryam ayat 85:

ayat 85: (Ingatlah) hari (ketika) Kami mengumpulkan orang-orang yang takwa kepada Tuhan yang Maha Pemurah sebagai perutusan yang terhormat,

ayat 86: dan Kami akan menghalau orang-orang yang durhaka ke neraka Jahannam dalam Keadaan dahaga.

فَإِذَا نُقِرَ فِي النَّاقُورِ (٨)فَذَلِكَ يَوْمَئِذٍ يَوْمٌ عَسِيرٌ (٩)عَلَى الْكَافِرِينَ غَيْرُ يَسِيرٍ (١٠)

Kemudia kita simak QS Al Mudatsir

ayat 8. apabila ditiup sangkakala,

Ada tujuh golongan yang akan dinaungi Allah dalam naunganNya pada hari yang tidak ada naungan kecuali naungan Nya.

1.seorang imam yang adil.

2.seorang yang tumbuh dalam beribadah kepada Allah azza wa jalla.

3.seorang yang hatinya terpaut dengan masjid.

4.dua orang yang saling mencintai  kerena Allah.

5.seorang laki laki yang diajak berbuat mesum oleh seroang wanita yang bermartabat lagi cantik lalu ia mengatakan,” Sesungguhnya aku takut karena Allah swt”.

6.seorang yang bersedekah dengan suatu sedekah lalu ia menyembunyikannya sampai sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang telah disedekahkan oleh tangan kanannya.

7.seorang yang mengingat Allah seorang diri lalu kedua matanya bercucuran air mata.

HR Bukhari Muslim.

Bumi dan Langit baru di padang Mahsyar

Marik kita simak QS Ibrahim ayat 48: (yaitu) pada hari (ketika) bumi diganti dengan bumi yang lain dan (demikian pula) langit, dan meraka semuanya (di padang Mahsyar) berkumpul menghadap ke hadirat Allah yang Maha Esa lagi Maha Perkasa.

Rasulullah sallahu alaihi wasalam bersabda,” Manusia dikumpulkan di (mahsyar)  hari Kiamat, diatas  tanah yang putih datar seperti  roti yang murni tiada tanda tanda bagi siapapun” HR Muslim 7004

Perhitungan waktu di akhirat

QS Maarij

ayat 1. seseorang telah meminta kedatangan azab yang akan menimpa,

ayat 2. orang-orang kafir, yang tidak seorangpun dapat menolaknya,

ayat 3. (yang datang) dari Allah, yang mempunyai tempat-tempat naik.

ayat 4. malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhan dalam sehari yang kadarnya limapuluh ribu tahun.[1510]

ayat 5. Maka bersabarlah kamu dengan sabar yang baik.

ayat 6. Sesungguhnya mereka memandang siksaaan itu jauh (mustahil).

ayat 7. sedangkan Kami memandangnya dekat (mungkin terjadi).

[1510] Maksudnya: malaikat-malaikat dan Jibril jika menghadap Tuhan memakan waktu satu hari. apabila dilakukan oleh manusia, memakan waktu limapuluh ribu tahun.

Perbandingan dalam Hadist

Hadist Nabi sallahu alaihi wasalam : Barangsiapa yang memiliki tabungan ( harta yang berlimpah ) lalu tidak mengeluarkan kewajibanya maka Allah akan menjadikannya pada hari kiamat dibakar di neraka jahanam lalu disetrika punggungnya, pinggirnya, depannya sampai menghukum semua hamba-hambaNya yang bila dihitung satu harinya di akhirat sama dengan hitungan kalian di dunia 50.000 tahun…  (HR Abu Daud, Ahmad, AtTirmidzi, Annasai )

Mari kita simak QS Al Haj:

ayat 47. dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, Padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu menurut perhitunganmu.

ayat 48. dan Berapalah banyaknya kota yang aku tangguhkan (azab-Ku) kepadanya, yang penduduknya berbuat zalim, kemudian aku azab mereka, dan hanya kepada-Kulah kembalinya (segala sesuatu).

Tidak ada benturan pemahaman antara ayat ; 1 hari diakhirat = 1000 tahun di dunia dengan 50.000 tahun didunia, karena pemahamannya 1 hari di akhirat sama dengan ribuan tahun di dunia.

Berapa Lama Manusia Tinggal di Dunia

Menyimak QS Almukminuun:

ayat 107. Ya Tuhan Kami, keluarkanlah Kami daripadanya (dan kembalikanlah Kami ke dunia), Maka jika Kami kembali (juga kepada kekafiran), Sesungguhnya Kami adalah orang-orang yang zalim.”

ayat 108. Allah berfirman: “Tinggallah dengan hina di dalamnya, dan janganlah kamu berbicara dengan Aku.

ayat 109. Sesungguhnya, ada segolongan dari hamba-hamba-Ku berdoa (di dunia): “Ya Tuhan Kami, Kami telah beriman, Maka ampunilah Kami dan berilah Kami rahmat dan Engkau adalah pemberi rahmat yang paling baik.

ayat 110. lalu kamu menjadikan mereka buah ejekan, sehingga (kesibukan) kamu mengejek mereka, menjadikan kamu lupa mengingat Aku, dan adalah kamu selalu mentertawakan mereka,

ayat 111. Sesungguhnya aku memberi Balasan kepada mereka di hari ini, karena kesabaran mereka; Sesungguhnya mereka Itulah orang-orang yang menang[1026].”

ayat 112. Allah bertanya: “Berapa tahunkah lamanya kamu tinggal di bumi?”

ayat 113. mereka menjawab: Kami tinggal (di bumi) sehari atau setengah hari, Maka Tanyakanlah kepada orang-orang yang menghitung.”

ayat 114. Allah berfirman: “Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu Sesungguhnya mengetahui[1027]“

ayat 115. Maka Apakah kamu mengira, bahwa Sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada kami?

ayat 116. Maka Maha Tinggi Allah, raja yang sebenarnya; tidak ada Tuhan selain Dia, Tuhan (yang mempunyai) ‘Arsy yang mulia.

ayat 117. dan Barangsiapa menyembah Tuhan yang lain di samping Allah, Padahal tidak ada suatu dalilpun baginya tentang itu, Maka Sesungguhnya perhitungannya di sisi Tuhannya. Sesungguhnya orang-orang yang kafir itu tiada beruntung.

ayat 118. dan Katakanlah: “Ya Tuhanku berilah ampun dan berilah rahmat, dan Engkau adalah pemberi rahmat yang paling baik.”

[1026] Maksud ayat 108, 110 dan 111 ialah bahwa orang-orang kafir itu diperintahkan tinggal tetap di neraka dan tidak boleh berbicara dengan Allah, karena mereka selalu mengejek-ejek orang-orang yang beriman, berdoa kepada Allah supaya diberi ampun dan rahmat.

[1027] Maksudnya: mereka hendaknya harus mengetahui bahwa hidup di dunia itu hanyalah sebentar saja, sebab itu mereka seharusnya janganlah hanya mencurahkan perhatian kepada urusan duniawi saja.

Wallahua’lam bishowaab

Insya Allah Bersambung…

Ditulis kembali dari presentasi Uztad Arifin Jayadiningrat

 

Travelling Ke Akherat – Alam Barzah Revisited Bag. 5

Assalammu’alaikum Wr. Wb.

Berbicara mengenai alam barzah, pagi ini saya menghadiri pemakaman paman dari istri saya yang dipanggil oleh-Nya karena mengalami gagal ginjal dan hanya masuk rumah sakit semalam, paginya menghadap kepada-Nya.  Tidak banyak terlihat kesedihan di dalam keluarga paman saya itu, sepertinya tidak ada anggota keluarga yang merasa kehilangan, tidak banyak teman-teman almarhum yang terlihat melayat, namun tentu saja hal itu tidak penting karena yang terpenting saya sudah mensholatkan dan mendoakannya. Saya paham benar paman saya bisa mendengar semua percakapan, doa, dan orang-orang yang mengantarkan ke peristirahan terakhir.  Mudah2an semua amalan almarhum yang baik diterima di sisi-Nya, dan mudah2an Allah Swt. mengampuni segala dosa2nya dan diberika kemudahan di alam kubur, amien

Seperti ingin mengambil inti sari yaitu setelah kita berbicarakan mengenai Alam Barzah, selalu  dimulai dari kehidupan di dunia, tanda-tanda kematian, sampai kepada kematian itu sendiri, dan kehidupan setalah mati.  Perjalanan begitu panjang namun bagi yang hidup sepertinya punya begitu banyak hal menjadi tugas kita sebagai seorang khalifah di muka bumi, karena dunia ini diwariskan kepada orang-orang yang bertaqwa dan menjadi kewajiban kita untuk membangun kebahagiaan hidup di dunia, sehingga semakin terasa ada korelasiantara akhirat dan dunia melalui amal-amal kita yang selama ini kita lakukan.  Tentunya hal ini tidak terlalu terlihat jelas hari ini karena kita masih hidup, tunggu sampai setelah nanti kita mengalami kehidupan di alam barzah.

Barangkali kesalahan mendasar yang seringkali terjadi adalah pendidikan agama Islam ditambah dengan budaya doktrin serta tidak adanya budaya Iqro’ sehingga seringkali kita lupa atau tidak meyakini bahkan tidak percaya dengan adanya hari akhir. Budaya Iqro’ memang harus dimulai sejak dini, sejak kanak-kanak, karena adalah menjadi tugas orang tua untuk mendidik anaknya menjadi anak-anak yang sholeh dan sholihah sehingga tidak saja anak-anak ini menjadi berguna bagi umat tapi sudah menjadi tanggung jawab kita (baca: amanah) untuk mendidik anak-anak kita berdasarkan Islam, dan mereka akan menjadi aset yaitu melalui doa anak yang sholeh yang akan memberikan cahaya ketika kita berada di alam barzah

Di bagian kedua kita banyak berbicara mengenai tanda-tanda kematian melalui banyak ayat Quran yang mengupas mengenai penciptaan Allah Swt yaitu pencipataan dunia dan penciptaan akherat, bahkan nanti kita lihat ada bumi dan langit baru yang akan diciptakan.  Bukti-bukti seperti bumi yang kering lalu tumbuhlah tanam-tanaman dan makhluk hidup lainnya.  Penciptaan manusia dari sel-sel yang bertumbuh dan berubah-ubah sesuai kehendak-Nya, memberikan pemandangan yang menakjubkan atas kebesaran-Nya.

Kehidupan juga menipu dan dapat melupakan kita pada kematian.Kita sering dibuat sedih dan bangga akan hal-hal yang bersifat duniawi. Kehidupan ini tidak sementara. Kata salah satu motivator kita, bahwa hidup fisik memang berakhir tetapi sebenarnya jiwa terus hidup dan berpindah kepada kehidupan selanjutnya.  Transisi dari kehidupan dunia kepada kehidupan alam barzah sangat dahsyat (baca: sakaratul maut) yaitu kepedihan saat nyawa dicabut, menatap malaikat pencabut nyawa dan yang lebih penting lagi menatap masa depan kita.  Kita tetap harus berprasangka baik kepada Allah Swt. selalu berdzikir dan selalu optimis karena Allah Swt. menjanjikan jannah (sorga) dan janji itu nyata.

Seperti cerita saya di atas, orang yang meninggal itu memiliki pendengaran yang lebih tajam jauh lebih tajam dari orang yang hidup, bahkan seperti media facebook & twitter di alam kubur, ruh-ruh tersebut mendapatkan status update mengenai anggota keluarganya, apabila anaknya melakukan perbuatan amalan baik, maka otomatis ruh menjadi bahagia, begitu sebaliknya ketika anak keturunannya berbuat zalim, tentunya rasa sedih yang dirasakan.  Doa anak-anak sholeh/sholihah akan menyelamatkannya dari siksa kubur dan memberikan cahaya di alam kubur.  Doa orang yang memasuki kubur juga di dengar.  ruh-ruh yang sholeh akan saling bersilaturahmi dan bahkan bisa saling menikah membangun keluarga, ada surga di dalam alam kubur. Orang-orang yang mati syahid ingin memberitahukan berita gembira kepada yang hidup bahkan mereka ingin hidup lagi untuk merasakan mati syahid lagi.

Sebentar lagi kita akan bercerita mengenai kehidupan di fase berikutnya yaitu fase kiamat dan sesudahnya.

Wallahua’lam bishowaab

Insya Allah Bersambung…

Travelling Akherat – Alam Barzah & Kemana Kita Setelah Mati? Bag. IV

Assalammu’alaikum wr. wb.

Setelah manusia memasuki fase alam barzah yang menjadi pertanyaan apa yang terjadi dan kemana perjalanan kita setelah meninggalkan dunia yang fana ini?

Barzakh  برْزَخٌ

Dapat berarti dinding pemisah / antara kedua tempat برْزَخٌ : حاجبٌ

Yaitu pemisah antara kehidupan dunia dan kehidupan akhirat.

Mari kita simak QS Ar-Rahman ayat 19-21:
ayat 19. Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,
ayat 20. Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui masing-masing.
ayat 21. Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

Kemudian kita juga simak QS Al Mukminun ayat 99-100

ayat 99. (Demikianlah Keadaan orang-orang kafir itu), hingga apabila datang kematian kepada seseorang dari mereka, Dia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku (ke dunia)[1021],
ayat 100. Agar aku berbuat amal yang saleh terhadap yang telah aku tinggalkan. sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah Perkataan yang diucapkannya saja. dan di hadapan mereka ada dinding sampal hari mereka dibangkitkan[1022].

[1021] Maksudnya: orang-orang kafir di waktu menghadapi sakratul maut, minta supaya diperpanjang umur mereka, agar mereka dapat beriman.
[1022] Maksudnya: mereka sekarang telah menghadapi suatu kehidupan baru, Yaitu kehidupan dalam kubur, yang membatasi antara dunia dan akhirat.

Hadist Rasulullah , Dari al Bara’ bin azib  :

Kami keluar bersama Nabi sallahu alaihi wasalam, menggiring jenazah seorang laki laki dari golongan Anshar, sehingga kami sampai pekuburan. Ketika sedang di kubur, Rasulullah sallahu alahi wasalam, duduk menghadap ke Kiblat, dan kamipun duduk disekelilingnya, seakan akan diatas kami ada burung.

Sementara di tangan beliau ada dahan yang dicocokkan ke tanah (menampakkan wajah berpikir mendalam), lalu beliau memandang ke langit, dan memandang ke bumi. Lalu beliau bersabda,” mintalah perlindungan kepada Allah dari adzab kubur” sampai dua tiga kali. Lalu beliau menerangkan,”….

Sesungguhnya seorang hamba Mukmin, bila meninggalkan dunia (akan wafat) dan menghadapi akhirat. Turunlah kepadanya Malaikat dari langit. Dengan wajah yang cerah laksana matahari, dengan mereka kain kafan , diambil dari kain kafan surga, wangi wangian dari surga, mereka duduk sejauh mata memandang. Kemudian malaikat maut berkata,”kesejahteraan / kedamaian bagimu”sampai malaikat duduk di atas kepalanya.

Lalu malaikat berkata,” wahai jiwa yang baik, keluarlah kamu menuju maghfiroh (ampunan) dari Allah dan keridhoaanNya (cintaNya).

Nabi berkata Saw.,”maka keluarlah jiwa itu (ruh itu), seperti mengalirnya air dalam siqo (tempat air),lalu malaikat mengambilnya. Dan tidak ada sekejap matapun di tangan malaikat itu kecuali meletakkannya dalam kafan serta ramuan wewangian. Yang mana keluar darinya bau yang sangat harum sekali seperti Misk (kasturi) yang terdapat dibelahan bumi.

Lalu Nabi bersabda,” malaikat malaikat itu naik ke atas bersamanya (membawanya). Setiap kali melintas kelompok malaikat, pasti mereka bertanya,” apakah gerangan Jiwa yang baik (sangat harum) ini ?”.

Mereka menjawab,”fulan bin fulan (identitas mayit) dengan nama yang paling indah, yang mana memiliki nama lebih baik nama-namanya yang ia dinamainya selama di dunia.

Sehingga pada akhirnya  mereka sampai langit dunia, meminta untuk dibukakan pintu untuk nya ( mayit ), maka terbukalah pintu langit untuk mereka.

Selanjutnya mereka mengiring lagi disetiap lapisan langit sampai langit berikutnya diiringi para malaikat. Pada akhirnya sampailah ke langit tujuh.

Maka Allah azza wajalla berfirman,” tulislah kitab hambaKu ini dalam illiyyin. Lalu kembalikanlah ia ke bumi. Sesungguhnya Aku menciptkannya (manusia)  dari (bumi /tanah) dalam  dikembalikan ke dalamnya (kubur) dan Aku mengeluarkannya (membangkitkan kembali) lagi  darinya”.

Kemudian Nabi berkata,” maka dikembalikanlah ruhnya kedalam jasadnya, lalu didatangilah oleh dua malaikat, kemudian di duduki (dibangunkan untuk duduk). Kedua malaikat itu berkata,”siapakah Tuhanmu ?. ia menjawab,”Allah Tuhanku”.

Lihat QS Ibrahim ayat 27 . Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan Ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat

Keduanya bertanya lagi,”apakah agamamu?”, ia menjawab,” agamaku Islam”. Mereka bertanya,”siapakah laki-laki yang diutus kepadamu?”. Ia menjawab,”Rasulullah”. Ditanya lagi,”apakah ilmumu?”. Ia menjawab,”Ku baca Alquran  lalu, kuyakini dan kubenarkan (amalkan). Maka terpanggilah panggilan dari langit ( Allah ) ; benar yang diucapkan hambaKu, maka berikanlah kepadanya kenikmatan pelaminan dari surga, dan berilah pakaian dari surga, bukalah baginya pintu menuju surga.

Nabi bersabda ,”maka datanglah kepadanya malaikat dengan kesenangan dan kenikmatan lalu melapangkan kuburnya sepanjang mata memandang”.

Nabi bersabda,” datang kepadanya seseorang yang sangat menawan wajahnya, pakaian yang sangat indah, serta bau yang sangat harum dan berkatalah kepadany,” berbahagialah kamu, dengan segala kenikmatan untukmu. Inilah hari yang telah dijanjikan untukmu.

Iapun bertanya ,” siapakah sesungguhnya kamu ? wajahmu yang membawa wajah segala kebaikan?”. ia menjawab,”aku adalah amal sholehmu”. Lalu ia berkata,”Ya Tuhanku, percepatlah kiamat, sehingga aku kembali kepada keluargaku dan hartaku”.

Kitab Illiyin

QS  Al Muthoffifiin 83
ayat 18. Sekali-kali tidak, Sesungguhnya kitab orang-orang yang berbakti itu (tersimpan) dalam ‘Illiyyin. [1564]
ayat 19. Tahukah kamu Apakah ‘Illiyyin itu?
ayat 20. (yaitu) kitab yang bertulis,
ayat 21. Yang disaksikan oleh malaikat-malaikat yang didekatkan (kepada Allah).
ayat 22. Sesungguhnya orang yang berbakti itu benar-benar berada dalam kenikmatan yang besar (syurga),

[1564] ‘Illiyyin: nama kitab yang mencatat segala perbuatan orang-orang yang berbakti.

Yang Dimurkai Allah SWT.

Sesungguhnya seorang hamba Kafir, bila meninggalkan dunia (akan wafat) dan menghadapi akhirat. Turunlah kepadanya Malaikat dari langit. Dengan wajah mengerikan yang hitam kelam  dengan mereka alat pintalan kasar dari neraka , mereka duduk di atas kepalanya sejauh mata memandang  .

Lalu malaikat berkata,” wahai jiwa yang kotor, keluarlah kamu menuju kemurkaan dan kemarahan Allah.

Nabi berkata,”maka diceraiberaikanlah jiwanya dalam tubuhnya  dan mencabutnya seperti mencabut seperti mencabut rembesan air yang banyak dari buluh domba yang  basah, lalu ditariknyalah   lalu malaikat mengambilnya dengan keras sampai terputuslah  urat urat dan syarafnya.. Dan tidak ada sekejap matapun di tangan malaikat itu kecuali meletakkannya dalam pintalan kasar Yang mana keluar darinya bau yang sangat busuk sekali dari bangkai yang paling busuk dibelahan bumi.

Lalu Nabi bersabda,” malaikat malaikat itu naik ke atas bersamanya (membawanya). Setiap kali melintas kelompok malaikat, pasti mereka bertanya,” apakah gerangan Jiwa yang kotor ini ?”.
Mereka menjawab,”fulan bin fulan (identitas mayit) dengan nama yang sangat jelek, yang mana memiliki nama lebih jelek nama-namanya yang ia dinamainya selama di dunia.

Sehingga pada akhirnya  mereka sampai langit dunia, meminta untuk dibukakan pintu untuk nya ( mayit ), maka tidak terbuka pintu langit untuk nya.

Rasulullah sallahu alaihi wasalam  membacakan,” (surat al araf 40) sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan tidak (pula) mereka masuk surga, hingga unta masuk ke lubang jarum. Demikianlah Kami memberi pembalasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan.
Maka Allah azza wajalla berfirman,” tulislah kitab hambaKu ini dalam sijjin di kerak bumi yang terbawah, lemparlah sekeras kerasnya.

Kemudian Nabi membacakan ” (surat al haj 31) Barangsiapa mempersekutukan sesuatu dengan Allah, Maka adalah ia seolah-olah jatuh dari langit lalu disambar oleh burung, atau diterbangkan angin ke tempat yang jauh.
Kemudian Nabi berkata,” maka dikembalikanlah ruhnya kedalam jasadnya, lalu didatangilah oleh dua malaikat, kemudian di duduki (dibangunkan untuk duduk). Kedua malaikat itu berkata,”siapakah Tuhanmu ?. ia menjawab,” ha? , ha? aku tidak tahu”.

Keduanya bertanya lagi,”apakah agamamu?”, ia menjawab,” ha? , ha? aku tidak tahu”. Mereka bertanya,”siapakah laki-laki yang diutus kepadamu?”. Ia menjawab,” ha? , ha? aku tidak tahu”.
Maka terpanggilah panggilan dari langit ( Allah ) ; ia telah mendustakan (kebenaran), maka berikanlah kepadanya siksaan pelaminan dari neraka,  bukalah baginya pintu menuju neraka.
Nabi bersabda ,”maka datanglah kepadanya malaikat dengan siksaan panas,dan racun racun neraka ”.
Kuburnya disempitkan sehingga tulang tulang rusuknya bercampur baur”.

Datanglah kepadanya orang yang sangat jelek wajahnya, pakaian yang sangat jelek, bau yang sangat busuk. Lalu orang ituberkata ,kuberitahukan kepadamu” bagimu dengan azab yang engkau akan raskan. Inilah hari yang engkau sudah dijanjikan. Lalu ia bertanya,”siapakah engkau ini?yang berwajah jelek dan membawa kesengsaraan”. Ia menjawab ,”aku adalah amalan kamu yang jelek. Ia berkata,” ya Tuhanku janganlah datang hari Kiamat.
Dalam riwayat lain ;
Dalam kubur ; dikirimlah  seorang yang buta, tuli dan bisa yang ditangannya pemukul yang sangat keras dari besi jikala dipukulkan ke gunung maka akan hancur menjadi debu. Lalu dipukulkanlah kepadanya sampai terdengar antara Timur dan Barat kecuali dua ( jin dan manusia) sampai menjadi tanah, lalu dikembalikan (dihidupkan lagi ) ruhnya

Kitab Sijjin

QS  Al Muthoffifiin 83

ayat 7. Sekali-kali jangan curang, karena Sesungguhnya kitab orang yang durhaka tersimpan dalam sijjin[1562].
ayat 8. Tahukah kamu Apakah sijjin itu?
ayat 9. (ialah) kitab yang bertulis.
ayat 10. Kecelakaan yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan,
ayat 11. (yaitu) orang-orang yang mendustakan hari pembalasan.
ayat 12. Dan tidak ada yang mendustakan hari pembalasan itu melainkan Setiap orang yang melampaui batas lagi berdosa,

Tentang Ruh Mayit

Nabi sallahu alaihi wasalam : “sesungguhnya mayit itu mengetahui siapa yang membawanya, dan siapa yang memandikannya dan siapa yang mendatanginya di kuburannya.”.

Rasulullah sallahu alaihi wasalam,” apabila jenazah diletakkan diatas pundak digotong orang-orang, apabila ruh mayat yang sholeh, ia berkata,”ayo lekaslah secepatnya bawa diriku”. Tapi bila tidak sholeh ia berkata,” celakah aku, akan kemana mereka ini membawa ku ?” suaranya terdengar semuanya kecuali manusia, apabila manusia dapat mendengarnya niscaya akan pingsan.

Dialog Nabi Dengan Mayat

Rasulullah sallahu alaihi wasalam sedang melihat lihat warga (kuburan) AlQolaibi, lalu beliau berkata,”apakah kalian mendapatkan yang dijanjikan Tuhan kalian dengan benar ?”. Lalu beliau ditanya,”apakah engkau mengajak berbicara dengan orang orang yang telah mati (apakah mereka mendengar ?”. Rasulullah menjawab,” kalian semua tidak lah mampu mendengar  lebih dari pada mereka ( maksudnya mayat lebih memiliki pendengaran yang hebat dibanding manusia hidup ), akan tetapi mereka tidak mampu menjawab.

Rasulullah sallahu alaihi wasalam bersabda,” sesungguhnya kuburan adalah persinggahan pertama dari persinggahan persinggahan akhirat. Barangsiapa yang selamat darinya maka selanjutnya lebih mudah baginya dan barangsiapa yang tidak selamat di dalamnya , maka selanjutnya jauh lebih berat siksaannya.
Rasulullah sallahu alaihi wasalam menambahkan,.” dan tidaklah kumelilhat pemandangan yang sangat mengerikan kecuali pemandangan kuburan”

Perkataan Kubur Kepada Mayat

Suatu hari Rasulullah masuk dalam daerah perkuburannya lalu melihat perkumpulan orang orang yang sedang tertawa-tawa. Lalu beliau bersabda,” bila kalian semua mengingat kepada yang menghacurkan dengan cepat semua kenikmatan (duniawi), maka kalian akan disibukkan dengan itu daripada apa yang aku lihat. Sesungguhnya seseorang bila memasuki kuburnya , kuburan itu akan berkata kepadanya “aku adalah rumah keterasingan, aku rumah kesendirian, aku rumah tanah, aku rumah cacing. Dan bila hamba yang beriman sudah memasuki kubur maka  ia akan mengatakan,”selamat datang dan engkau termasuk keluarga kami, dulu engkau sungguh aku mencintaimu telah berjalan diatas pundakku, karena apa yang telah engkau perbuat. Sekarang giliranku menghadapimu, engkau saat ini dihadapanku, maka akan engkau lihat apa yang aku perbuat kepadamu. Lalu Nabi menjelaskkan,”maka kuburan itu menjadi luas sepanjang matanya memandang, dan terbuka pintu ke sorga.

Dan bila hamba yang bermaksiat atau kafir sudah memasuki kubur maka  ia akan mengatakan,” aku tidak menyambut kamu, dan engkau tidak termasuk keluarga kami, dulu engkau sungguh aku membencimu telah berjalan diatas pundakku, karena apa yang telah engkau perbuat. Sekarang giliranku menghadapimu, engkau saat ini dihadapanku, maka akan engkau lihat apa yang aku perbuat kepadamu. Lalu Nabi menjelaskkan,”maka kuburan itu menghempitnya sampai tulang rusuknya saling bertemu dan saling beradu. Nabi menjelaskannya sambil mencengkramkan tangan memasukkan jari jemarinya satu sama lainnya. Lalu Allah memberikan kepadanya 70 ular yang sangat besar, apabila salah satu diantara nya menyemburkan hembusan di tanah, maka akan terbakar tidak akan dapat tumbuh lagi tanaman apapun diatasnya selama lamanya. Maka ia dilahap dengan gigitan ular itu dan dikoyak koyaknya kondisi ini terus sampai hari perhitungan.

Rasulullah sallahu alaihi wasalam “kuburan bisa menjadi taman salah satu taman sorga, bisa juga menjadi lubang neraka”.

Jabir bin Abdullah Al Anshori berkata,” kami sedang keluar berjalan bersama Rasulullah sallahu alaihi wasalam suatu hari ke Saad Bin Muadz ketika wafat. Ketika Rasulullah sallahu alaihi wasalam menyolatkannya dan meletakkan di dalam kuburanya lalu menguburnya, beliau bertasbih, kamipun ikut bertasbih dalam jangka yang lama. Lalu Nabi bertakbir, kamipun ikut bertakbir. Lalu beliau ditanya,” Ya Rasulullah kenapa Engkau bertasbih dan bertakbir ? “sesungguhnya kuburan ini menyempitkan hamba Allah yang sholeh ini, lalu Allah melapangkannya baginya”.

Jadi Nabi dapat mengetahui bahwa : kuburan menyempit walau bagi orang sholeh, tetapi  tidak menyiksa, lain halnya orang kafir penyempitan sebagai siksaan, karena setelah itu kuburan orang sholeh dilapangkan Allah swt.

Masuklah Rasullah sallahu alaihi wasalam kepada Abi Salamah yang terbelalk matanya, beliau bersabda,”sesungguhnya roh itu bila ditarik (ajal) diikuti oleh mata”. Dan setelah itu orang-orang berteriakan terkejut. Lalu Nabi mengatakan, “janganlah kalian mengatakan terhadap diri kalilan kecuali dengan perkataan yang baik !”. Sesungguhnya para malaikat meng-amin kan apa yang kalian katakan !”. Lalu Nabi berdoa untuk Abi Salamah,” Ya Allah ampunilah Abi Salamah, angkatlah derajatnya sampai Mahdiyiin (derajat orang yang dipancarkan cahaya karena mengikuti petunjukNya ) dan berilah kepadanya kesudahan dalam golongan yang ghobirin (golongan umat Nabi Muhammad yang terangkat derajatnya) dan ampuni pula kami dan dirinya wahai pengatur alam semesta, lalu lapangkanlah baginya dalam kuburnya kemudian pancarkanlah cahaya baginya di dalam kuburnya. HR Muslim

Cahaya Dalam Kubur

Ada seorang wanita berkulit hitam, selalu membersihkan (menyapu) masjid (dalam riwayat juga seorang pemuda). Lalu Nabi merasa kehilangan (tidak melihat lagi). Kemudian beliau bertanya tentang wanita tadi. Kemudian para sahabat mengatakan,” sudah wafat !”. Beliau bersabda”apakah kalian menyakitku ?” ( seolah-olah orang orang meremehkan wanita itu). Lalu Nabi berkata,” tunjukkan kepadaku kuburannya !”. Lalu mereka menunjukkan kepada Nabi. Kemudian Nabi menyolatkannya ( sholat diatas kuburannya ), kemudian beliau bersabda,” kuburan kuburan disini penuh dengan kegelapan bagi orang orang yang di dalamnya, sesungguhnya Allah azza wa jalla memancarkan cahaya kepada kuburan kuburan ini bagi mereka yang ada di dalamnya karena sholatku kepada mereka”. HR Muslim

Adzab Kubur dalam Quran

Marilah kita simak QS At Taubah
ayat 101. Di antara orang-orang Arab Badwi yang di sekelilingmu[657] itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) kamilah yang mengetahui mereka. nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.
[657] Maksudnya: orang-orang Badwi yang berdiam di sekitar Madinah

Siksaan : siksaan pertama di dunia lalu yang kedua siksaan disini adalah adzab kubur di alam barzakh. Lalu baru kepada azab yang lebih besar lagi diakhirat.

Kemudian diikuti QS Al Mukmin / Al Ghofir

ayat 45. Maka Allah memeliharanya dari kejahatan tipu daya mereka, dan Fir’aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang Amat buruk.
ayat 46. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang[1324], dan pada hari terjadinya kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras”.
[1324] Maksudnya: dinampakkan kepada mereka neraka pagi dan petang sebelum hari berbangkit.

Fir’aun dengan pengikutnya selalu dikepung adzab kubur dan tersiksa lagi dengan ditampakkan kepada mereka “masa depan di neraka” pagi dan sore sampai kiamat disinilah disamping siksaan fisik dalam kubur juga siksaan mental yang dahsyat !!.

Orang-Orang yang Mati Syahid

Mari kita simak QS Al Imran
ayat 169. Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup[248] disisi Tuhannya dengan mendapat rezki.
[248] Yaitu hidup dalam alam yang lain yang bukan alam kita ini, di mana mereka mendapat kenikmatan-kenikmatan di sisi Allah, dan hanya Allah sajalah yang mengetahui bagaimana Keadaan hidup itu.

Ruh Dapat mengetahui kondisi orang yang masih hidup:

  • Doa memasuki perkuburan.
  • Berita gembira dari kesholehan anaknya.
  • Amalan yang masih hidup diperlihatkan kepada orang yang telah wafat.
  • Silaturahmi antara ruh yang telah wafat bahkan saling menikah.
  • Mendapatkan kebahagiaan dengan amalan yang masih hidup.

Mendengar dari Kubur

Dalam hadist Riwayat Bukhori ; bahwa Nabi menjelaskan orang yang kafir atau munafik akan disiksa dalam kubur dengan martil besi  yang dipukulkan diatas kepalanya antara kedua telinganya hingga berteriak sekeras-kerasnya yang dapat didengar oleh yang disekitarnya kecuali manusia dan jin.

Dimanakah Keberadaan Ruh si Mayit

  • Para Nabi dan Rasul dalam Hadist shohih Bukhori Muslim: Derajat yang sangat tinggi di sebut dengan istilah  rofiiq  A’ laa yaitu derajat tertinggi di sisi Allah swt seperti yang diterangkan Rasulullah  “allahumma rofiiq A’laa”. Seperti halnya dalam perjalanan Nabi ke sidratul muntaha sewaktu Mi’raj bahwa penempatan manusia bertingkat tingkat.
  • QS Al-Imran 169: Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup[248] disisi Tuhannya dengan mendapat rezki.  [248] Yaitu hidup dalam alam yang lain yang bukan alam kita ini, di mana mereka mendapat kenikmatan-kenikmatan di sisi Allah, dan hanya Allah sajalah yang mengetahui bagaimana Keadaan hidup itu.

Orang orang yang mati syahid dalam kenikmatan yang berlimpah dari Allah swt. Dalam riwayat yang sangat banyak menunjukkan :

Arwah mereka dalam rongga burung  yang kehidjau hijauan keluar masuk  sorrga menuju sungai sungai sorga, memakan buah buahnya. Lalu pergi kembali lagi ke periuk periuk yang terbuat dari emas. Mereka bergelantungan di alam arsy . Apabila mereka merasakan nikmatnya aroma makanan dan minuman, mereka mengatakan : sampaikanlah  tentang keadaan ini semua kepada suadara saudara kami, sungguh kami hidup dalam sorga yang penuh rezki. Ini agar mereka (orang yang masih hidup di dunia) tidak lari berpaling dari jihad perang. Kemudian Allah swt berfirman,”Aku akan beritahukan kepada mereka !” Janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup[248] disisi Tuhannya dengan mendapat rezki. Al Imran 169.

Rasulullah sallahu alaihi wasalam bersabda,” tidak ada satupun masuk sorga lalu menginginkan untuk kembali ke dunia, dan tidak akan memiliki apapun di dunia kecuali hanya ingin mati syahid lagi, keinginannya kembali ke dunia hanyalah berperang walaupun sepuluh kali. Hal ini karena mereka mendapatkan kemuliaan dan karunia ( buah dari syahid ).

Orang orang yang sholeh juga dalam kenikmatan yang diberikan Allah swt dalam hadist RAsulullah bersabda, : sesungguhnya arwah orang beriman dalam bentuk burung  yang bergelantung di pepohonan sorga dan akan dikembalikan ke jasadnya hari kebangkitan nanti. HR Ahmad.
Jadi dijelaskan kenikmatan dalam sorga barzakh sampai hari kebangkitan. Barulah memasuki fase selanjutnya.

Ruh yang Dimurkai

Seperti yang diterangkan sebelumnya bahwa arwah manusia yang dibenci Allah dalam siksaan kubur . Dalam beberapa riwayat hadist siksaan kubur sangat berbeda beda itu semua tergantung pada perbuatan dosa dosanya :

  • Adzab tempaan besi panas.
  • Adzab batu besar.
  • Adzab cerobong panas.

Rasulullah sallahu alaihi wasalam bersabda,” jiwa orang beriman itu tergantung karena hutangnya sampai dilunasi”. HR Tirmidzi

Rasulullah berdoa untuk mayit “ Ya Allah ampunilah dirinya dan limpahkanlah rahmat serta berilah afiah (keselamatan) dan maafkanlah (atas kesalahanya), karuniakanlah kepadanya kemuliaan saat dimasukan dalam kubur, lapangkanlah kuburnya, mandikanlah dengan air, es dan embun. Bersihkanlah dari segala kesalahan kesalahan seperti bersihkan pakaian yang putih dari noda. Lalu berikanlah kepadanya pengganti rumah yang lebih baik dari rumahnya (didunia). Keluarga yang lebih baik dari keluarganya. Pasangan (suami/isteri) yang lebih baik dari pasangannya ( didunia ). Kemudian masukkanlah dalam sorga, lindungilah ia dari adzab kubur dan adzab api neraka. HR Muslim

Ruh Mengetahui Kondisi Orang Hidup

  • Doa memasuki perkuburan.
  • Berita gembira dari kesholehan anaknya.
  • Amalan yang masih hidup diperlihatkan kepada orang yang telah wafat.
  • Silaturahmi antara ruh yang telah wafat bahkan saling menikah.
  • Mendapatkan kebahagiaan dengan amalan yang masih hidup.

Wallahua’lam bishowaab

Insya Allah bersambung…

Ditulis kembali dari presentasi oleh Uztad Arifin Jayadiningrat

Travelling ke Akherat – Alam Barzah & Tanda-Tanda Kematian Bag. II

Assalammu’alaikum Wr. Wb.

Travelling biasanya membutuhkan perencanaan dan persiapan matang misalnya apakah diperlukan passport, visa terutama untuk perjalanan ke luar negeri,  berapa uang yang akan kita gunakan untuk kebutuhan selama travelling, berapa banyak bawaan yang diperlukan, di sana akan tinggal di mana, dan banyak lagi.  Walaupun begitu semakin dekat dengan hari H, semakin kita merasa tidak bisa menunggu (baca: excited).

Analogi di atas juga sama dengan travelling ke akherat, karena salah satu tanda travelling ke akherat yaitu ketika maut menjemput, yang menjadi pertanyaan sudah siapkah kita dengan perencanaan dan persiapan yang baik, sudah siapkah perbekalan yang akan kita perlukan pada saat travelling dengan one way trip benar-benar menjemput (baca: amal kebaikan), apakah kita tahu bakal tinggal di mana nanti? Apakah kita merasa takut, atau excited atau barangkali malah belum terpikir sama sekali ternyata kita sudah dekat dengan hari yang mau tak mau akan menjemput tersebut.

Mari kita lihat beberapa terminologi kematian di dalam Qur’an. Sering kita temui kata-kata wafat (يَتَوَفَّى ) yang didefinisikan sebagai kematian bisa kita temui di QS. Sajadah ayat 11, QS. Al An’am ayat 60, dan QS. Az-Zumar ayat 48. Kata wafat dipakai untuk tidur di dalam surat Al An’am, dan Az-Zumar, kata mati dalam doa mau tidur,  juga dipakai untuk tidur.

Maka kalau kita melihat orang tidur, sama dengan melihat orang mati bedanya ia masih bangun kembali.  Ketidakberdayaan manusia dalam tidurnya sama seperti ketidakberdayaan ketika Ia mati. Deep thinking inilah yang menjadikan tidur adalah peringatan kematian.


Qur’an Menjawab Secara Ilmiah

Mari kita simak QS. Huud ayat 7: “Dan Dia-lah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa, dan adalah singgasana-Nya (sebelum itu) di atas air, agar Dia menguji siapakah diantara kamu yang paling baik amalnya, dan jika kamu berkata (kepada penduduk Mekah): “Sesungguhnya kamu akan dibangkitkan sesudah mati”, niscaya orang-orang yang kafir itu akan berkata: “Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata”.

Ayat di atas banyaknya manusia yang mempertanyakan adanya hari kebangkitan setelah kematian, seakan-akan ini hanyalah sihir !!

Namun pertanyaan mengenai keyakinan atau keimanan terhadap hari kebangkitan (hari akhirat) dapat dijawab dengan ilmiah, mari coba kita telaah beberapa surat di Al-Qur’an  yang memiliki tema Penciptaan yang II ( hari akhirat ) setelah penciptaan I ( dunia sekarang ini ). Salah satunya Surat Al-Waqi’ah

Bagaimana tidak yakin akan penciptaan II sementara Allah swt sudah membuktikan adanya penciptaan I ?.
Lihatlah asal usul manusia dari setetes air mani ! Ayat 57-58 !, bukankah itu terbukti kekuasaan Allah swt menciptakan manusia, pada penciptaan I ? SEHARUSNYA MENGAMBIL PELAJARAN DARI asal usul manusia (ayat 62).

Lihat tanaman tanaman yang manusia tanam (63,64,65). Bagaimana bisa mempertanyakan kekuasaan Allah tentang penciptaan II ?
Lihat air yang kita minum !. Air yang diturunkan dari langit. Adanya air tawar dan asin. Kekuasaan Allah Yang mencipta pada penciptaan I ini adalah bukti kemampuan Allah menghidupkan penciptaan II.
Api yang keluar dari tumbuh-tumbuhan, sementara tumbuh-tumbuhan adalah mengandung air, bagaimana mempertanyakan kekuasaan Allah sementara sudah terbukti api dapat keluar dari tumbuh-tumbuhan (ayat 71-72 )

Surat yang lain yang membahas hal yang sama dapat ditemui di ‘Surat Al Isra

“Lihatlah kekuasaan Allah dalam penciptaan I , lihat langit bagaimana dahsyatnya ! Lihat pula bumi yang terhampar dengan segala jenis ciptaan Allah !! Apakah kita masih juga mempertanyaan Kemampuan Allah menciptakan penciptaan II ? (ayat 99)”

Menyimak Surat lainnya di ‘Surat Yasiin

Lihatlah manusia diciptakan dari setetes air mani ! Lalu ia menjadi pembantah ! (ayat 77) Bagaimana manusia tidak melihat kehidupan alam semesta sekarang ini ( penciptaan pertama ) betapa Allah Maha Kuasa, mengapa manusia masih meragukan kekuasaan Allah untuk penciptaan II ? ( ayat 79 )
Menciptakan api dari kayu, padahal awalnya kayu itu hijau yang banyak mengandung air, kekuasaan Allah menjadikan api dari kayu, apakah manusia tidak melihat bagaimana kekuasaan Allah swt ?. Tiada yang mustahil bagi Allah ( ayat 80 )
Lihatlah ciptaan Allah swt di langit dan dibumi ? Masihkan manusia mengingkari kekuasaan Allah , Dialah Sang Maha Pencipta segala makhlukNya. (ayat 81 ).
Dari sini kita harus yakin, bila Allah berkehendak, pasti terjadi !.

Surat Al Hajj berbicara mengenai proses penciptaan :

  1. Lihatlah (ayat 5) proses kejadian manusia , dari mana diciptakan, proses dalam rahim sampai menjadi bayi hingga dewasa. Lihatlah tubuh kita sekarang ini, yang telah mengalami proses panjang.  Tubuh yang berubah rubah dan itu semua tanda Kekuasaan Allah swt
  2. Ada yang masih hidup sehingga masa tua, ada yang meninggal dunia dan lain lain, inipun tanda kekuasaan Allah swt. (ayat 5)
  3. Lihatlah bumi yang kering, lalu Allah menurunkan air hujan, menumbuhkan berbagai macam makhluk hidup !! Diantaranya tumbuh-tumbuhan. Bukankah ini bukti tanda kekuasaan Allah swt. Bagaimana kita mempertanyakan kekuasaanNya dalam menghidupkan dari yang mati !!. ( ayat 5 )
  4. Tidak ada yang mustahil bagi Allah, karena Dialah Yang Menghidupkan semua dari yang mati. ( ayat 6 )

‘Surat Qoof ‘menandaskan lebih jauh:

  • Lihatlah langit yang ditinggikan Allah sangat luas dan sangat indah. Allah Yang Menciptakan dan Menghiasinya. Tiada setitikpun keretakan. (ayat 6 ).
  • Lihatlah semua yang ada diatas hamparan bumi. Lihatlah gunung gunung yang mengokohkan bumi sebagai pemancang, lalu lihat tumbuh-tumbuhan yang sangat menarik ! Sangat indah dipandang mata. (ayat 7 ) . Bahkan dalam ayat 8 kita harus menjadikan PELAJARAN dan PERINGATAN bagi kita semua !! Bahwa Allah Maha Kuasa.
  • Ayat 9-10 menjelaskan bahwa Allah Kuasa menghidupkan yang telah mati, lihatlah air hujan yang diturunkan lalu menumbuhkan berbagai macam tumbuh-tumbuhan yang indah. Buah buahan yang sangat banyak !. Lalu ditutup dengan ayat 11, DEMIKIANLAH Allah kuasa untuk Membangkitkan manusia yang telah mati !!. Seperti tanah yang kering mati bisa hidup dengan air. !

Dilanjutkan oleh Surat Al-’Araaf:

  1. Lihatlah angin yang digerakkan Allah, membawa awan mendung dihalau ke daerah tandus lalu dihidupkan dengan air hujan, tumbuh-tumbuhan !! Yang mengeluarkan berbagai macam buah buahan !…( ayat 57 ).. Ujung ayat ini menekankan : AGAR MENGAMBIL PELAJARAN dari ini semua BUKTI ADANYA HARI KEBANGKITAN !!.
  2. Pada ayat 58 ; menunjukkan macam macam yang tumbuh. Ada yang tumbuh baik, dari tanah yang subur, ada yang tumbuh tidak baik. Ini semua hanya tanda kebesaran Allah swt.

(Sayangnya ayat ini (baca: ayat 57) tidak dijadikan pelajaran bahkan sampai disekolah-sekolahpun tidak ada !)

Surat Nuh:

  1. Lihatlah proses manusia dari setetes air .. Proses dalam rahim.. Dan seterusnya.. Ini adalah bukti Kekuasaan Allah swt. (ayat 14)
  2. Lihat langit yang tinggi dan bertingkat-tingkat. ( Ayat 15 )
  3. Lihat bulan dan matahari , cahaya yang terpancar dari keduanya, inilah kekuasaan Allah swt ( ayat 16 )
  4. Pada ayat 18, dijelaskan sangat mudah bagi Allah membangkitkan manusia setelah kematiannya, mengeluarkan manusia dari tanah.

Peringatan Kematian Setiap Saat

Mari kita simak QS Al Hadid ayat 20:

QS AL-HADID
‘ Ketahuilah, bahwa Sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan Para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu Lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.’

  • Peringatan bahwa kita akan mengalami kematian.
  • Lihatlah dengan deep thinking, seluruh kehidupan manusia penuh dengan permainan, perhiasan, saling bangga, saling memamerkan. Itu semua hanyalah laksana tumbuh tumbuhan ;
  • Yaitu : awalnya proses tumbuh-tumbuhan yang mengeluarkan buah/bunga dan lain lain, sangat memukau. Tapi lihat proses selanjutnya dengan DEEP THINKING… akan layu dan hancur… itulah kita.
  • Setiap saat kita melihat tumbuh-tumbuhan, yang subur, yang indah dipandang termasuk buah buahan dan lain sebagainya. Ada juga yang layu, kering dan mati. Ini semua PERINGATAN KEMATIAN.
  • MANUSIA sering LUPA, karena sudah diingatkan bahwa KEHIDUPAN DUNIA MENIPU DAN MELALAIKAN sehingga lupa kematian.

Keyakinan yang Tidak Berubah

  • Semua yakin, pasti ada kematian. Tapi kita tidak  melihat kebanyakan orang untuk mempersiapkannya !.
  • Semua kita yakin, adanya sorga. Tapi kita tidak melihat kebanyakan kita untuk berlomba melakukan sesuatu untuk menggapainya.
  • Semua kita yakin adanya neraka. Tapi kita tidak ada rasa takut dan tidak peduli akan dikuasai nafsunya.
  • Tapi kita sering bersedih karena hal duniawi dan bangga akan hal duniawi.

Dalam QS Al Munafiqun ayat 10-11:

  • ayat 10: Dan belanjakanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku Termasuk orang-orang yang saleh?”
  • ayat 11:  Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya. dan Allah Maha Mengenal apa yang kamu kerjakan.

Intisari Kajian

  • Kematian yang sudah pasti, selalu dilupakan hanya karena kita tidak mengikuti petunjuk Al-Quran, bahwa apa yang kita lihat disekitar kita, adalah tanda kematian dari Allah. Deep thinking terhadap tumbuh-tumbuhan,buah-buahan yang segar, laksana kita akan dibangkitkan pada hari kiamat. Deep thinking terhadap yang layu dan membusuk, itu adalah kita yang akan mengalami kematian. Ini pelajaran yang harus diambil seperti pesan Al-Quran. Termasuk tidur kita adalah tanda kematian yang kita lupakan !!
  • Kematian yang dilupakan, juga karena kenikmatan dunia yang fana dan sementara. Diingatkan oleh alquran bahwa dunia akan menipu dan memperdayakan kita. Justru kita melupakan peringatakan dari Allah swt.

Wallahu a’lam bishowaab

Insya Allah bersambung…

Ditulis kembali  dari presentasi Uztad Arifin Jayadiningrat